đŸĻ Sistem Informasi Manajemen
📜 RPS (Rencana Pembelajaran Semester)

RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER (RPS)

Sistem Informasi Manajemen

Program Studi Perbankan Syariah — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam

Catatan Revisi v2.0 (Maret 2026): Blok 3 (Pertemuan 9–12) direvisi agar lebih fokus pada dimensi manajerial SIM — yakni bagaimana manajer bank syariah memanfaatkan, mengelola, dan mengevaluasi informasi untuk pengambilan keputusan. Topik Blok 3 kini mencakup Business Intelligence, manajemen data nasabah (CRM), manajemen risiko berbasis informasi, serta evaluasi dan perencanaan sistem informasi.


A. IDENTITAS MATA KULIAH

KomponenKeterangan
Nama Mata KuliahSistem Informasi Manajemen (SIM)
Kode Mata KuliahPBS131
Program StudiPerbankan Syariah (S1)
FakultasEkonomi dan Bisnis Islam
Bobot SKS2 SKS (Teori + Praktikum Lab Terintegrasi)
SemesterIV (Empat)
Prasyarat—
Jenis Mata KuliahMata Kuliah Keahlian Program Studi (MKKPS)
TempatLaboratorium Komputer (Teori & Praktik dilaksanakan di Lab)
Pertemuan16 Minggu (14 Tatap Muka + UTS + UAS)
Dosen PengampuMohammad Reza Maulana, M.Kom

B. DESKRIPSI MATA KULIAH

Mata kuliah Sistem Informasi Manajemen (SIM) membekali mahasiswa Perbankan Syariah dengan pemahaman tentang peran, konsep, dan penerapan sistem informasi dalam pengelolaan lembaga keuangan syariah. Mahasiswa akan memahami bagaimana data dikelola, bagaimana sistem informasi mendukung pengambilan keputusan manajerial di setiap level organisasi, serta bagaimana seorang manajer bank syariah memanfaatkan business intelligence, mengelola data nasabah secara etis, membaca sinyal risiko berbasis informasi, dan mengevaluasi kinerja sistem informasi yang sudah berjalan.

Mata kuliah ini berfokus pada dimensi manajerial SIM. Pembelajaran dilaksanakan secara terintegrasi di laboratorium komputer menggunakan perangkat lunak umum dan mudah diakses (Microsoft Excel, Google Spreadsheet, Google Docs, Google Forms, dan internet), sehingga mahasiswa non-teknikal dapat mengikuti praktikum tanpa hambatan. Penguatan nilai-nilai Islam — amanah, transparansi, dan keadilan — diintegrasikan di setiap topik.


C. CAPAIAN PEMBELAJARAN

C.1 Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang Dibebankan

KodeDomainDeskripsi
CPL-1SikapMenginternalisasi nilai-nilai Islam (amanah, transparan, adil) dalam pemanfaatan dan pengelolaan informasi untuk mendukung operasional perbankan syariah.
CPL-2PengetahuanMenguasai konsep dan prinsip dasar sistem informasi manajemen serta penerapannya dalam pengambilan keputusan di lembaga keuangan syariah.
CPL-3Keterampilan UmumMampu menganalisis informasi secara kritis dan menggunakannya untuk memecahkan permasalahan manajerial di perbankan syariah.
CPL-4Keterampilan KhususMampu mengoperasikan perangkat teknologi informasi dasar, mengolah data sederhana, serta mengevaluasi kinerja dan tata kelola sistem informasi di lembaga keuangan syariah sesuai regulasi OJK dan Bank Indonesia.

C.2 Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

KodeDeskripsi
CPMK-1Mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar SIM, jenis-jenis sistem informasi, dan perannya dalam organisasi perbankan syariah (C2 — Memahami).
CPMK-2Mahasiswa mampu menganalisis kebutuhan informasi manajerial dan alur data dalam operasional lembaga keuangan syariah (C4 — Menganalisis).
CPMK-3Mahasiswa mampu menggunakan perangkat lunak perkantoran (Excel/Google Sheets) untuk mengelola dan menyajikan data perbankan secara sederhana (C3 — Menerapkan).
CPMK-4Mahasiswa mampu mengevaluasi kinerja sistem informasi manajerial — mencakup business intelligence, manajemen data nasabah, manajemen risiko berbasis informasi, dan perencanaan strategis TI — dalam konteks perbankan syariah (C5 — Mengevaluasi).
CPMK-5Mahasiswa mampu menyusun laporan analisis sederhana terkait implementasi SIM di lembaga perbankan syariah (C6 — Mencipta).

D. PETA ALUR PEMBELAJARAN (LEARNING JOURNEY)

BLOK 1                BLOK 2                  BLOK 3                    BLOK 4
Fondasi SIM           Pengolahan Data          Informasi untuk           Tata Kelola &
(P1–3)                (P4–7)                  Keputusan Manajerial      Proyek Akhir
                                               (P9–12)                   (P13–15)

P1: Konsep SIM  →  P4: Basis Data      →  P9: BI & Dashboard    →  P13: IT Governance
P2: Komponen        P5: Fungsi Excel        P10: CRM & Data           & Regulasi
    & Jenis SIM     P6: Visualisasi &           Nasabah
P3: Infrastruktur       Dashboard       →  P11: Manajemen Risiko →  P14: Survei Digital
    TI              P7: DSS & Skoring           Berbasis              P15: Presentasi
                        Pembiayaan          P12: Evaluasi &               Proyek Akhir
                                ↓               Perencanaan TI
                           P8: UTS                    ↓                      ↓
                                               P16: UAS

Logika alur: Blok 1 membangun fondasi konseptual → Blok 2 melatih keterampilan mengolah data → Blok 3 mengajarkan cara memanfaatkan data untuk keputusan manajerial → Blok 4 memastikan semua sistem dikelola dengan tata kelola yang benar dan bertanggung jawab.


E. RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER

Keterangan format kolom Kegiatan Lab: Aktivitas praktikum dirancang menggunakan tools sederhana yang dapat diakses mahasiswa tanpa latar belakang teknis (Excel, Google Sheets, Google Forms, browser internet).


BLOK 1 — FONDASI SIM (Minggu 1–3)

Tujuan blok: Membangun pemahaman konseptual tentang apa itu SIM, apa komponennya, dan bagaimana infrastrukturnya bekerja di bank syariah.


Minggu ke-1

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan kontrak perkuliahan, konsep dasar SIM, dan urgensinya bagi perbankan syariah (CPMK-1)

AspekUraian
IndikatorMampu mendefinisikan SIM dan menjelaskan relevansinya dengan operasional bank syariah
Materi TeoriPengantar SIM: definisi, tujuan, ruang lingkup. SIM dalam perspektif Islam (amanah, transparansi, akuntabilitas data) — Q.S. Al-Baqarah: 283
Kegiatan LabđŸ’ģ Eksplorasi website resmi: Mahasiswa membuka dan mengeksplorasi situs OJK (ojk.go.id) dan Bank Indonesia (bi.go.id), mencatat jenis informasi yang tersedia untuk publik vs. perbankan
MetodeCeramah interaktif, diskusi kelas, eksplorasi mandiri
MediaPPT, browser internet, komputer lab
Bobot2%
→ Koneksi ke P2Setelah mengenal apa itu SIM, pertemuan berikutnya membedah komponen dan jenis-jenis SIM secara lebih rinci

Minggu ke-2

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu mengidentifikasi komponen-komponen SIM dan jenis-jenis sistem informasi (CPMK-1)

AspekUraian
IndikatorMampu membedakan TPS, MIS, DSS, dan EIS dengan contoh nyata di bank syariah
Materi TeoriKomponen SIM (data, informasi, manusia, prosedur, perangkat lunak, perangkat keras, jaringan). Jenis sistem informasi: TPS — MIS — DSS — EIS
Kegiatan LabđŸ’ģ Pemetaan sistem informasi: Mahasiswa mengisi tabel di Google Sheets yang sudah disiapkan dosen — mengisi contoh nyata TPS/MIS/DSS/EIS dari bank syariah yang mereka ketahui (misal: mesin ATM = TPS, laporan bulanan = MIS)
MetodeCeramah, diskusi kelompok, lab guided
MediaPPT, Google Sheets (template dosen)
Bobot2%
→ Koneksi ke P3Jenis-jenis sistem informasi ini semua bertumpu pada infrastruktur TI — yang menjadi topik berikutnya

Minggu ke-3

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan infrastruktur teknologi informasi dan perannya dalam mendukung operasional bank syariah (CPMK-1, CPMK-2)

AspekUraian
IndikatorMampu memetakan alur informasi dari nasabah ke sistem bank secara sederhana
Materi TeoriInfrastruktur TI perbankan: jaringan, server, perangkat lunak core banking. Alur data nasabah (pembukaan rekening → pemrosesan → pelaporan)
Kegiatan LabđŸ’ģ Menggambar alur informasi: Mahasiswa membuat diagram alur informasi sederhana menggunakan fitur SmartArt di PowerPoint atau shapes di Google Slides — menggambarkan bagaimana data nasabah mengalir dari teller ke sistem bank
MetodeCeramah, studi kasus, lab praktik mandiri
MediaPPT, Microsoft PowerPoint / Google Slides
Bobot3%
→ Koneksi ke P4Infrastruktur menghasilkan data — Blok 2 akan mengajarkan cara mengelola dan mengolah data tersebut secara praktis

BLOK 2 — MANAJEMEN DAN PENGOLAHAN DATA (Minggu 4–7)

Tujuan blok: Membangun keterampilan praktis mengelola, mengolah, dan menyajikan data perbankan. Data yang terkelola baik adalah bahan baku keputusan manajerial di Blok 3.


Minggu ke-4

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu mengelola dan mengorganisasi data menggunakan spreadsheet (CPMK-3)

AspekUraian
IndikatorMampu membuat tabel data nasabah/transaksi yang rapi dan terstruktur di Excel/Google Sheets
Materi TeoriKonsep data dan informasi. Basis data: pengertian, fungsi, dan contoh di perbankan. Pentingnya kualitas data (akurasi, kelengkapan, konsistensi)
Kegiatan LabđŸ’ģ Praktik spreadsheet dasar: Mahasiswa membuat tabel data nasabah fiktif di Excel (nama, nomor rekening, jenis akad, saldo) — berlatih format tabel, freeze panes, dan filter data
MetodeTutorial lab, praktik mandiri
MediaMicrosoft Excel / Google Sheets, dataset fiktif dari dosen
Bobot3%
→ Koneksi ke P5Data yang sudah rapi ini akan diolah dengan fungsi-fungsi agregasi di pertemuan berikutnya

Minggu ke-5

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu mengolah dan merangkum data menggunakan fungsi-fungsi dasar spreadsheet (CPMK-3)

AspekUraian
IndikatorMampu menggunakan fungsi SUM, AVERAGE, COUNTIF, SUMIF untuk mengolah data perbankan sederhana
Materi TeoriPengolahan data untuk pengambilan keputusan: agregasi, rekapitulasi, dan pelaporan data. Contoh: laporan bulanan tabungan, rekap pembiayaan per akad
Kegiatan LabđŸ’ģ Praktik fungsi dasar Excel: Dari data nasabah minggu ke-4, mahasiswa menghitung total saldo, rata-rata saldo per jenis akad, dan jumlah nasabah per produk menggunakan SUM, AVERAGE, COUNTIF, SUMIF
MetodeTutorial lab, praktik mandiri, tanya jawab
MediaMicrosoft Excel / Google Sheets
Bobot3%
→ Koneksi ke P6Data yang sudah direkap perlu dikomunikasikan secara visual — Pertemuan 6 mengajarkan cara memvisualisasikannya agar mudah dibaca manajer

Minggu ke-6

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menyajikan data perbankan dalam bentuk visualisasi yang informatif (CPMK-3)

AspekUraian
IndikatorMampu membuat grafik/chart yang tepat dan menafsirkan informasi dari visualisasi data
Materi TeoriVisualisasi data sebagai alat komunikasi manajerial. Jenis grafik dan penggunaannya: grafik batang (perbandingan), grafik garis (tren), grafik pie (proporsi). Prinsip visualisasi yang baik
Kegiatan LabđŸ’ģ Membuat dashboard sederhana: Mahasiswa membuat 2–3 jenis grafik dari data nasabah/transaksi fiktif di Excel — grafik batang komposisi produk, grafik garis pertumbuhan saldo bulanan — lalu menyusunnya dalam satu lembar dashboard
MetodeTutorial lab, praktik mandiri
MediaMicrosoft Excel / Google Sheets
Bobot4%
→ Koneksi ke P7 & P9Dashboard sederhana yang dibuat di sini adalah fondasi langsung untuk Business Intelligence di Pertemuan 9 — bedanya, di P9 dashboard ini diletakkan dalam konteks keputusan manajerial yang nyata

Minggu ke-7

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menganalisis kebutuhan informasi manajerial untuk pengambilan keputusan di bank syariah (CPMK-2)

AspekUraian
IndikatorMampu mengidentifikasi jenis informasi yang dibutuhkan oleh level manajemen yang berbeda (operasional, taktis, strategis)
Materi TeoriSistem Pendukung Keputusan (DSS): konsep dan contoh. Piramida manajemen dan kebutuhan informasi. Contoh: keputusan persetujuan pembiayaan murabahah berbasis data nasabah (prinsip 5C)
Kegiatan LabđŸ’ģ Simulasi skoring pembiayaan sederhana: Mahasiswa menggunakan template Excel yang disiapkan dosen untuk menghitung skor kelayakan pembiayaan nasabah fiktif berdasarkan penghasilan, lama menjadi nasabah, dan riwayat pembayaran — berlatih pengambilan keputusan berbasis data
MetodeProblem-based learning, praktik lab
MediaMicrosoft Excel, template skoring dari dosen
Bobot3%
→ Koneksi ke P9–P11P7 adalah "pintu masuk" ke Blok 3. Skoring pembiayaan ini adalah cikal bakal credit risk management di P11. Kebutuhan informasi per level manajemen adalah fondasi Business Intelligence di P9.

MINGGU ke-8 — UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS)

Cakupan: Materi Minggu 1–7

Bentuk:

  • Tes Tulis (70%): Soal pilihan ganda + uraian singkat tentang konsep SIM, jenis sistem informasi, pengolahan data, dan kebutuhan informasi manajerial
  • Ujian Praktikum Lab (30%): Mahasiswa mengolah dataset baru yang diberikan dosen menggunakan fungsi dasar Excel dan membuat satu visualisasi grafik beserta interpretasi singkat

Bobot Total: 30%


BLOK 3 — INFORMASI UNTUK KEPUTUSAN MANAJERIAL (Minggu 9–12)

Tujuan blok: Mengintegrasikan seluruh keterampilan data dari Blok 2 ke dalam konteks pengambilan keputusan manajerial yang nyata di bank syariah. Blok ini menjawab pertanyaan: "Setelah data dikelola dan divisualisasikan, bagaimana seorang manajer bank syariah menggunakannya untuk membuat keputusan yang lebih baik — mulai dari mengenali peluang, membaca risiko, hingga merencanakan pengembangan sistem?"


Minggu ke-9

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu merancang dan menginterpretasi sistem pelaporan business intelligence (BI) untuk kebutuhan manajerial bank syariah (CPMK-2, CPMK-4)

AspekUraian
IndikatorMampu mengidentifikasi KPI utama perbankan syariah dan menyusun kerangka dashboard manajerial yang relevan untuk kepala cabang
Materi TeoriBusiness Intelligence (BI): konsep, tujuan, dan perbedaannya dengan sekadar laporan rutin. KPI (Key Performance Indicators) utama perbankan syariah: NPF (Non-Performing Financing), FDR (Financing to Deposit Ratio), pertumbuhan DPK, BOPO. Bagaimana informasi yang sama dibaca secara berbeda oleh kepala cabang, direksi, dan regulator. EIS (Executive Information System) sebagai wujud BI di level strategis.
Kegiatan LabđŸ’ģ Dashboard KPI cabang bank syariah: Mahasiswa diberikan dataset kinerja fiktif satu cabang bank syariah (data DPK, pembiayaan, NPF, BOPO selama 6 bulan). Mahasiswa membangun dashboard di Excel yang menampilkan tren KPI utama menggunakan grafik garis, indikator warna (conditional formatting merah/kuning/hijau), dan ringkasan narasi "pesan utama" — seolah-olah akan dilaporkan ke kepala cabang
MetodeCeramah, guided lab, diskusi interpretasi data
MediaMicrosoft Excel, dataset fiktif dari dosen
Bobot3%
← Koneksi dari P6 & P7Dashboard di P6 adalah latihan teknis; di sini dashboard diletakkan dalam konteks manajerial yang nyata. KPI yang dipilih mencerminkan kebutuhan informasi per level manajemen yang dipelajari di P7.
→ Koneksi ke P10Data KPI yang dianalisis di P9 sering kali berasal dari data nasabah yang terkelola dengan baik — yang menjadi topik P10

Minggu ke-10

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menganalisis pengelolaan data nasabah (Customer Relationship Management) sebagai aset informasi strategis bank syariah (CPMK-2, CPMK-4)

AspekUraian
IndikatorMampu melakukan segmentasi data nasabah berdasarkan perilaku dan profil, serta merumuskan strategi layanan yang berbeda untuk setiap segmen
Materi TeoriCustomer Relationship Management (CRM) di bank syariah: pengertian, tujuan, dan siklus (akuisisi → retensi → loyalitas). Segmentasi nasabah berbasis data (usia, jenis akad, saldo, lama menjadi nasabah, frekuensi transaksi). Pemanfaatan data CRM untuk cross-selling produk syariah yang tepat sasaran. Etika pengelolaan data nasabah dalam Islam: amanah (Q.S. An-Nisa': 58) dan larangan memata-matai (Q.S. Al-Hujurat: 12). Keterkaitan dengan UU Perlindungan Data Pribadi No. 27/2022 dari perspektif manajerial.
Kegiatan LabđŸ’ģ Segmentasi nasabah di Excel: Mahasiswa diberikan dataset 40 nasabah fiktif (usia, produk, saldo, lama menjadi nasabah). Menggunakan COUNTIF, SUMIF, filter, dan pivot table sederhana, mahasiswa melakukan segmentasi nasabah menjadi minimal 3 kelompok, kemudian merumuskan 1 rekomendasi strategi layanan untuk masing-masing kelompok di Google Docs
MetodeCeramah, analisis data mandiri, diskusi
MediaMicrosoft Excel / Google Sheets, Google Docs, dataset fiktif dosen
Bobot3%
← Koneksi dari P4–P5 & P9Keterampilan mengolah data di P4–P5 langsung diaplikasikan di sini untuk tujuan manajerial (segmentasi). Dashboard KPI di P9 akan lebih bermakna jika datanya berasal dari basis data nasabah yang terkelola baik.
→ Koneksi ke P11Data nasabah yang kaya juga berguna untuk mendeteksi risiko — nasabah mana yang mulai menunjukkan tanda-tanda gagal bayar? Itulah fokus P11.

Minggu ke-11

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menganalisis peran sistem informasi dalam manajemen risiko perbankan syariah, khususnya risiko kredit dan risiko operasional (CPMK-2, CPMK-4)

AspekUraian
IndikatorMampu mengidentifikasi indikator risiko berbasis data dan merancang mekanisme early warning sederhana menggunakan spreadsheet
Materi TeoriJenis risiko utama di bank syariah: risiko pembiayaan/credit risk (gagal bayar nasabah), risiko operasional (kesalahan proses/data), risiko likuiditas. Peran SIM dalam mitigasi risiko: sistem early warning, pemantauan NPF secara real-time, laporan risiko berbasis data. Indikator peringatan dini berbasis data: threshold NPF, rasio likuiditas, pola perilaku nasabah berisiko. Hubungan dengan regulasi: POJK No. 13/POJK.03/2020 tentang Manajemen Risiko Penggunaan TI (tinjauan manajerial — bukan teknis). Prinsip mas'uliyyah (pertanggungjawaban) sebagai dasar Islam dari manajemen risiko.
Kegiatan LabđŸ’ģ Sistem early warning sederhana di Excel: Dari dataset pembiayaan fiktif (berisi data angsuran, keterlambatan, dan saldo), mahasiswa membangun tabel early warning menggunakan formula IF dan conditional formatting — nasabah dengan tunggakan â‰Ĩ 30 hari otomatis berwarna kuning, â‰Ĩ 90 hari berwarna merah. Mahasiswa kemudian menulis narasi singkat: "apa yang akan Anda rekomendasikan kepada kepala cabang berdasarkan data ini?"
MetodeProblem-based learning, praktik lab, diskusi
MediaMicrosoft Excel, dataset pembiayaan fiktif dari dosen
Bobot3%
← Koneksi dari P7 & P10Skoring pembiayaan 5C di P7 adalah tahap analisis sebelum pencairan; early warning di P11 adalah pemantauan setelah pencairan. Data nasabah dari P10 adalah bahan baku sistem early warning ini. Ketiganya membentuk siklus manajemen pembiayaan yang utuh.
→ Koneksi ke P12Setelah memahami cara menggunakan SIM untuk keputusan operasional (P9–P11), pertanyaan berikutnya adalah: bagaimana seorang manajer menilai apakah seluruh sistem informasi ini sudah efektif dan layak dikembangkan? Itulah P12.

Minggu ke-12

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu mengevaluasi efektivitas sistem informasi yang berjalan dan menyusun kerangka dasar perencanaan pengembangan SIM di bank syariah (CPMK-2, CPMK-4, CPMK-5)

AspekUraian
IndikatorMampu menggunakan kerangka evaluasi sistem informasi sederhana untuk menilai kekuatan dan kelemahan SIM, serta merumuskan rekomendasi pengembangan yang beralasan
Materi TeoriEvaluasi SIM: mengapa sistem yang sudah berjalan tetap perlu dievaluasi? Dimensi evaluasi sistem informasi: efektivitas (apakah menghasilkan informasi yang tepat?), efisiensi (apakah tidak boros sumber daya?), keandalan (apakah jarang gagal?), kepuasan pengguna. Perencanaan strategis TI (IT Strategic Planning): menyelaraskan pengembangan SIM dengan tujuan bisnis bank syariah. Kerangka sederhana business case untuk proyek SIM baru: masalah yang diselesaikan → manfaat yang diharapkan → estimasi biaya/usaha → risiko implementasi. Keterkaitan dengan Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia 2023–2027 (OJK) dari sudut pandang kebutuhan informasi.
Kegiatan LabđŸ’ģ Evaluasi SIM dan business case mini: Mahasiswa memilih satu kondisi fiktif (atau nyata berdasarkan berita): misalnya "BPRS X ingin membangun sistem pelaporan DPK otomatis karena saat ini masih manual." Menggunakan template Google Docs yang disiapkan dosen, mahasiswa mengisi: (1) identifikasi masalah, (2) manfaat yang diharapkan, (3) estimasi usaha (waktu, SDM), (4) risiko yang perlu diantisipasi, dan (5) rekomendasi: apakah proyek ini layak dilanjutkan?
MetodeCeramah, studi kasus mandiri, diskusi
MediaGoogle Docs, browser (akses Roadmap OJK)
Bobot3%
← Koneksi dari P9–P11P12 adalah sintesis Blok 3: semua yang dipelajari tentang BI (P9), CRM (P10), dan manajemen risiko (P11) adalah contoh nyata penggunaan SIM. Di P12, mahasiswa belajar mengevaluasi apakah sistem-sistem itu sudah berjalan dengan baik dan bagaimana merencanakannya.
→ Koneksi ke P13Evaluasi dan perencanaan TI di P12 adalah prakondisi dari tata kelola TI (IT Governance) di P13. Governance membutuhkan evaluasi yang sistematis — bukan sekadar intuisi manajer.

BLOK 4 — TATA KELOLA DAN PROYEK AKHIR (Minggu 13–15)

Tujuan blok: Memastikan semua yang dipelajari — dari infrastruktur TI, pengolahan data, hingga penggunaan informasi untuk keputusan — berjalan dalam kerangka tata kelola yang baik, bertanggung jawab, dan sesuai regulasi.


Minggu ke-13

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu menjelaskan tata kelola TI (IT Governance) dan regulasi digital yang berlaku bagi perbankan syariah (CPMK-4)

AspekUraian
IndikatorMampu mengidentifikasi regulasi utama OJK/BI terkait TI perbankan dan implikasinya bagi bank syariah
Materi TeoriTata Kelola TI (IT Governance): pengertian dan mengapa bank syariah membutuhkannya. Kerangka COBIT: lima domain utama. Regulasi wajib: POJK No. 13/POJK.03/2020 (Manajemen Risiko TI), POJK SMKI. Compliance dan siklus audit sistem informasi perbankan. Prinsip Islam: syura, mas'uliyyah, 'adalah sebagai landasan etis tata kelola digital.
Kegiatan LabđŸ’ģ Telaah regulasi dan checklist compliance: Mahasiswa membuka dan membaca ringkasan POJK No. 13/2020 dari website OJK, kemudian mengisi checklist sederhana yang disiapkan dosen: isi kebijakan → dampak bagi bank syariah → penilaian kesiapan implementasi
MetodeCeramah, telaah dokumen, diskusi
MediaBrowser, portal OJK, Google Docs
Bobot3%
← Koneksi dari P12Evaluasi dan perencanaan TI (P12) adalah input langsung bagi IT Governance. Governance memberikan kerangka formal untuk memastikan proses evaluasi berjalan secara sistematis dan akuntabel.

Minggu ke-14

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu membuat survei digital untuk mengumpulkan data terkait pengalaman nasabah terhadap layanan digital bank syariah (CPMK-3, CPMK-5)

AspekUraian
IndikatorMampu menyusun kuesioner yang valid, menyebarkannya, dan merekap hasilnya secara sederhana
Materi TeoriPengumpulan data primer berbasis digital sebagai bagian dari SIM. Google Forms sebagai alat riset sederhana. Etika pengumpulan data (informed consent, privasi responden) dan kaitannya dengan UU PDP No. 27/2022
Kegiatan LabđŸ’ģ Membuat Google Form: Mahasiswa merancang kuesioner singkat (8–10 pertanyaan) tentang kebutuhan informasi atau kepuasan layanan di bank syariah — meliputi tipe pertanyaan pilihan ganda, skala Likert, dan isian singkat. Dikerjakan sebagai bagian dari proyek akhir kelompok
MetodeTutorial lab, praktik mandiri/kelompok
MediaGoogle Forms, Google Sheets (untuk rekap respons)
Bobot5%

Minggu ke-15

Sub-CPMK: Mahasiswa mampu mempresentasikan laporan analisis implementasi SIM di perbankan syariah (CPMK-5)

AspekUraian
IndikatorKelengkapan laporan analisis, kemampuan presentasi, dan argumentasi yang logis
Materi TeoriReview kerangka penyusunan laporan analisis SIM: latar belakang → identifikasi kebutuhan informasi → analisis kondisi saat ini → rekomendasi berbasis data. Teknik presentasi yang efektif
Kegiatan LabđŸ’ģ Presentasi proyek akhir: Setiap kelompok (3–4 mahasiswa) mempresentasikan hasil analisis SIM mereka (PPT + Google Sheets/Forms yang sudah dibuat). Sesi peer review: kelompok lain memberikan masukan tertulis menggunakan Google Forms yang disiapkan dosen
MetodePresentasi kelompok, peer review, diskusi
MediaPowerPoint / Google Slides, Google Forms
Bobot10%

MINGGU ke-16 — UJIAN AKHIR SEMESTER (UAS)

Cakupan: Materi Minggu 9–14 + Ujian Komprehensif

Bentuk:

  • Tes Tulis (60%): Soal uraian tentang business intelligence, manajemen data nasabah (CRM), manajemen risiko berbasis informasi, evaluasi & perencanaan SIM, dan tata kelola TI — ditekankan pada analisis dan penilaian kritis, bukan hafalan
  • Pengumpulan Laporan Proyek Akhir (40%): Laporan tertulis kelompok (4–6 halaman) berisi analisis SIM suatu produk/layanan/proses di bank syariah, dilengkapi visualisasi data (grafik Excel) dan hasil survei Google Forms

Bobot Total: 35%


F. KISI-KISI UAS

TopikPertemuan% Soal UAS
Business Intelligence & Dashboard Manajerial920%
Manajemen Data Nasabah & CRM Syariah1020%
Manajemen Risiko Berbasis Informasi1120%
Evaluasi & Perencanaan Sistem Informasi1215%
IT Governance & Regulasi1315%
Pengumpulan Data & Survei Digital1410%

G. RANCANGAN EVALUASI DAN PENILAIAN

G.1 Komponen dan Bobot Penilaian

NoKomponenDeskripsiWaktuBobot
1KehadiranKeaktifan diskusi, kehadiran min. 75%, kedisiplinan labMinggu 1–1610%
2TugasLaporan ringkas hasil kegiatan lab tiap minggu, proyek akhir kelompok, dan partisipasi praktikumMinggu 1–1525%
3Ujian Tengah Semester (UTS)Tes tulis (70%) + Ujian praktikum Excel sederhana (30%)Minggu 830%
4Ujian Akhir Semester (UAS)Tes tulis uraian (60%) + Laporan proyek akhir (40%)Minggu 1635%
Total100%

G.2 Konversi Nilai

RentangHurufPoinKeterangan
85 – 100A4.0Sangat Baik
80 – 84A-3.7Sangat Baik
75 – 79B+3.3Baik
70 – 74B3.0Baik
65 – 69B-2.7Cukup Baik
60 – 64C+2.3Cukup
55 – 59C2.0Cukup (Minimum Lulus)
< 55D/E< 2.0Tidak Lulus

H. RUBRIK PENILAIAN

H.1 Rubrik Tugas Mingguan (Laporan Lab)

AspekSangat Baik (85–100)Baik (70–84)Cukup (55–69)Kurang (< 55)
KelengkapanSemua instruksi lab dikerjakan lengkap dengan screenshot dan narasiHampir semua dikerjakan, satu poin terlewatSebagian dikerjakan, narasi sangat minimTidak lengkap / tidak dikumpulkan
KetepatanHasil pekerjaan benar, formula/grafik sesuai instruksiSebagian besar benar, ada kesalahan kecilBanyak kesalahan, pemahaman kurangTidak ada hasil yang benar
RefleksiMampu menghubungkan hasil lab dengan konsep teori dan perbankan syariahRefleksi ada namun belum mendalamSangat deskriptif, tidak ada analisisTidak ada refleksi
Ketepatan WaktuDikumpulkan tepat waktuTerlambat 1 hariTerlambat 2–3 hari (-20 poin)Terlambat > 3 hari (maks. 50 poin)

H.2 Rubrik Proyek Akhir Kelompok

AspekSangat Baik (85–100)Baik (70–84)Cukup (55–69)Kurang (< 55)
AnalisisAnalisis kondisi SIM bank syariah mendalam, didukung data dan referensiAnalisis ada dan relevan, kurang mendalamAnalisis dangkal, lebih deskriptifTidak ada analisis yang bermakna
Survei & DataGoogle Form dibuat dengan baik, respons direkap dan divisualisasikan dengan grafikForm ada, rekap ada, visualisasi kurangForm ada namun tanpa rekap/analisis hasilTidak ada survei atau data
Integrasi SyariahAnalisis secara eksplisit mengaitkan temuan dengan prinsip perbankan syariahKeterkaitan dengan syariah ada namun tidak dibahas mendalamDisebutkan namun tidak relevan dengan analisisTidak ada keterkaitan syariah
PresentasiPercaya diri, sistematis, mampu menjawab pertanyaan dengan baikPresentasi baik, bisa menjawab sebagian besar pertanyaanPresentasi kurang sistematisTidak terstruktur, tidak bisa menjawab pertanyaan

I. TOPIK PROYEK AKHIR KELOMPOK (PILIHAN)

Setiap kelompok memilih satu topik berikut. Seluruh topik berfokus pada dimensi manajerial SIM:

  1. Analisis kebutuhan informasi manajerial di satu bank syariah — informasi apa yang dibutuhkan kepala cabang setiap hari/minggu/bulan, dan apakah sistem yang ada sudah memenuhinya? (berbasis survei & wawancara)
  2. Evaluasi sistem CRM di bank syariah — bagaimana bank syariah mengelola data nasabah, apakah ada segmentasi yang jelas, dan apa rekomendasinya?
  3. Analisis sistem pelaporan risiko di BPRS atau bank syariah — bagaimana NPF dipantau, laporan apa yang digunakan manajemen, dan seberapa efektif sistem early warning yang ada?
  4. Business case untuk proyek SIM di lembaga keuangan syariah tertentu — identifikasi masalah informasi, usulan solusi, estimasi manfaat, dan analisis kelayakan
  5. Evaluasi tata kelola data nasabah di bank syariah dari perspektif kepatuhan UU PDP dan nilai-nilai amanah Islam

Output Proyek Akhir:

  • Laporan tertulis 4–6 halaman (Google Docs / Word)
  • Minimal 1 visualisasi grafik dari data yang dikumpulkan (Excel/Google Sheets)
  • Google Form survei yang sudah dijalankan (min. 20 responden)
  • Presentasi PowerPoint/Google Slides (10–12 slide)

J. REFERENSI DAN SUMBER BELAJAR

Buku Teks Utama

  • Laudon, K.C., & Laudon, J.P. (2022). Management Information Systems: Managing the Digital Firm (17th Ed.). Pearson.
  • McLeod, R., & Schell, G.P. (2008). Sistem Informasi Manajemen (Edisi 10). Salemba Empat.
  • O'Brien, J.A., & Marakas, G.M. (2010). Management Information Systems (10th Ed.). McGraw-Hill.
  • Turban, E., et al. (2011). Decision Support and Business Intelligence Systems (9th Ed.). Pearson.

Referensi Konteks Perbankan Syariah

  • Antonio, M.S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Gema Insani Press.
  • Karim, A.A. (2014). Bank Islam: Analisis Fiqih dan Keuangan (Edisi 5). Raja Grafindo Persada.
  • OJK. (2023). Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia 2023–2027. Otoritas Jasa Keuangan.

Regulasi Wajib Diketahui

  • POJK No. 13/POJK.03/2020 — Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum
  • POJK No. 12/POJK.03/2018 — Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital (tinjauan governance, bukan teknis)
  • UU No. 27 Tahun 2022 — Perlindungan Data Pribadi
  • Surat Edaran OJK terkait Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI)

Sumber Digital


K. KEBIJAKAN PERKULIAHAN

AspekKebijakan
KehadiranMinimum 75% dari total pertemuan. Mahasiswa yang kehadiran kurang dari 75% tidak diperkenankan mengikuti UAS.
Alokasi Waktu LabSetiap pertemuan: ± 40 menit teori/konsep → ± 50 menit kegiatan lab → 10 menit refleksi dan penutupan.
Keterlambatan TugasTugas yang dikumpulkan terlambat 1 hari dikurangi 20 poin. Lebih dari 3 hari mendapat nilai maksimal 50.
Integritas AkademikPlagiarisme dan duplikasi laporan tidak ditoleransi. Pelanggaran mengakibatkan nilai 0 pada komponen terkait.
Penggunaan AIDiperbolehkan sebagai alat bantu belajar. Tugas dan laporan harus mencerminkan pemikiran kritis mandiri mahasiswa. Wajib mencantumkan keterangan jika menggunakan AI.
Tata Tertib LabMenjaga kebersihan, tidak membawa makanan/minuman, selalu log off setelah selesai, laporkan kerusakan ke teknisi.

L. LEMBAR PENGESAHAN

Dosen PengampuMengetahui, Kaprodi Perbankan SyariahMengesahkan, Wakil Dekan I
Mohammad Reza Maulana, M.Komâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļâ€Ļ
NIP: 199110082025051002NIP/NIDN:NIP/NIDN:

Ditetapkan di Pekalongan, Maret 2026


Dokumen RPS ini disusun mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023 dan Panduan Penyusunan RPS Berbasis Outcome-Based Education (OBE). Revisi v2.0 memperkuat dimensi manajerial SIM yang menjadi keunggulan komparatif mata kuliah ini.


© FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan — Program Studi Perbankan Syariah