đŸĻ Sistem Informasi Manajemen
🎓 Pertemuan
Pertemuan 14: Pengumpulan Data Primer — Survei Digital

MODUL PEMBELAJARAN

Sistem Informasi Manajemen (SIM)

Pertemuan ke-14: Pengumpulan Data Primer — Survei Digital dengan Google Forms


Program Studi: Perbankan Syariah — Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam
Institut: UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan
Semester: IV (Empat) | SKS: 2 SKS
Bobot Pertemuan: 5%
Alokasi Waktu: 100 Menit (25 menit teori + 65 menit lab praktikum kelompok + 10 menit review dan briefing)


đŸŽ¯ CAPAIAN PEMBELAJARAN

Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang Dibebankan

KodeDomainDeskripsi
CPL-3Keterampilan UmumMampu menganalisis informasi secara kritis dan menggunakannya untuk memecahkan permasalahan manajerial di perbankan syariah
CPL-4Keterampilan KhususMampu mengoperasikan perangkat teknologi informasi dasar, mengolah data sederhana, serta mengevaluasi kinerja dan tata kelola sistem informasi di lembaga keuangan syariah sesuai regulasi OJK dan Bank Indonesia
CPL-5Keterampilan KhususMampu menyajikan hasil analisis data secara sistematis dan komunikatif dalam bentuk laporan atau presentasi yang relevan dengan konteks perbankan syariah

Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

CPMK-3: Mahasiswa mampu menerapkan teknik pengolahan data sederhana menggunakan perangkat lunak perkantoran untuk menghasilkan informasi yang mendukung pengambilan keputusan di perbankan syariah (C3 — Menerapkan)

CPMK-5: Mahasiswa mampu mengomunikasikan hasil analisis sistem informasi manajemen perbankan syariah secara tertulis dan lisan dengan argumen yang logis, berbasis data, dan bernilai syariah (C5/A4 — Mengomunikasikan)

Sub-CPMK Pertemuan Ini

Mahasiswa mampu menjelaskan kedudukan survei sebagai metode pengumpulan data primer dalam Sistem Informasi Manajemen; membedakan jenis data (kuantitatif vs kualitatif, primer vs sekunder) dan kesesuaian masing-masing untuk riset perbankan syariah; merancang instrumen kuesioner yang valid — termasuk formulasi pertanyaan yang benar, pemilihan skala pengukuran, dan struktur yang logis; membangun Google Form yang fungsional dari nol dengan semua elemen yang diperlukan; membaca dan merekap data respons secara otomatis melalui Google Sheets menggunakan fungsi-fungsi dasar; serta mengintegrasikan prinsip etika Islam — terutama shidq (kejujuran), amanah (kepercayaan), dan 'adalah (keadilan) — dalam seluruh proses pengumpulan dan pelaporan data riset.

Indikator Ketercapaian

  • ☐ Mahasiswa dapat menjelaskan perbedaan data primer dan sekunder beserta keunggulan masing-masing dalam konteks riset perbankan syariah
  • ☐ Mahasiswa dapat membedakan data kuantitatif dan kualitatif serta mencontohkan keduanya dalam survei layanan digital bank syariah
  • ☐ Mahasiswa dapat mengidentifikasi kesalahan pada pertanyaan survei yang buruk dan memperbaikinya menjadi pertanyaan yang baik
  • ☐ Mahasiswa dapat menjelaskan tujuan dan cara menggunakan skala Likert, skala nominal, dan skala ordinal dalam kuesioner
  • ☐ Mahasiswa dapat membangun Google Form lengkap (dengan setidaknya 5 tipe pertanyaan berbeda, seksi terstruktur, dan pengaturan yang tepat) secara mandiri
  • ☐ Mahasiswa dapat menghubungkan Google Form ke Google Sheets dan membaca data respons yang masuk
  • ☐ Mahasiswa dapat membuat tabel rekap sederhana menggunakan fungsi COUNTIF di Google Sheets dan memvisualisasikannya dalam grafik
  • ☐ Mahasiswa dapat menjelaskan mengapa shidq, amanah, dan prinsip informed consent adalah kewajiban etis dalam setiap proses pengumpulan data

🔗 KAITAN DENGAN PERTEMUAN SEBELUMNYA DAN KONTEKS PROYEK AKHIR

Pertemuan 13 memperkenalkan IT Governance — bagaimana bank memastikan teknologi dijalankan secara bertanggung jawab. Salah satu alat kunci IT Governance adalah data: data kinerja TI, data kepuasan nasabah, data insiden keamanan — semua digunakan untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.

Di Pertemuan 14 ini, kita belajar keterampilan yang sangat konkret: bagaimana mengumpulkan data primer dari responden secara digital menggunakan Google Forms, lalu mengolahnya menjadi informasi yang berguna. Ini adalah keterampilan yang langsung Anda butuhkan untuk menyelesaikan proyek akhir kelompok yang dipresentasikan di Pertemuan 15.

Lebih dari sekadar keterampilan teknis, survei adalah cara bank syariah mendengarkan nasabahnya — sebuah praktik yang selaras dengan prinsip syura (musyawarah) dan penghormatan terhadap hak nasabah sebagai pihak yang paling berhak memberikan masukan tentang kualitas layanan yang mereka terima.

Kaitan langsung dengan materi sebelumnya:

  • Data dan informasi (Pertemuan 1) → survei menghasilkan data yang diproses menjadi informasi
  • Excel dan fungsi dasar (Pertemuan 5) → COUNTIF dan grafik yang dipelajari di sini adalah aplikasi lanjutan
  • DSS dan pengambilan keputusan (Pertemuan 7) → data survei adalah salah satu input DSS
  • Perlindungan data (Pertemuan 11) → etika dan UU PDP berlaku dalam pengumpulan data survei

đŸ—ēī¸ PETA KONSEP MATERI

PERTEMUAN 14 — PENGUMPULAN DATA PRIMER: SURVEI DIGITAL DENGAN GOOGLE FORMS
│
├── A. SURVEI SEBAGAI METODE PENGUMPULAN DATA DALAM SIM
│   ├── Data primer vs sekunder: kapan pakai yang mana?
│   ├── Survei dalam ekosistem informasi manajemen bank syariah
│   └── Jenis survei: kuantitatif, kualitatif, dan campuran
│
├── B. MERANCANG INSTRUMEN SURVEI YANG BAIK
│   ├── Enam karakteristik pertanyaan survei yang berkualitas
│   ├── Jenis skala pengukuran: nominal, ordinal, interval (Likert), rasio
│   ├── Tujuh tipe pertanyaan Google Forms dan kapan menggunakannya
│   ├── Anatomi kuesioner yang baik: dari pembuka hingga penutup
│   └── Pertanyaan buruk vs pertanyaan baik: latihan mengidentifikasi
│
├── C. TUTORIAL GOOGLE FORMS — MEMBANGUN SURVEI DARI NOL
│   ├── Antarmuka Google Forms: mengenal setiap elemen
│   ├── Langkah 1: Membuat form baru dan menyusun identitas
│   ├── Langkah 2: Menambah dan mengatur pertanyaan per tipe
│   ├── Langkah 3: Mengorganisasi dengan seksi dan logika bersyarat
│   ├── Langkah 4: Pengaturan form (settings, validasi, konfirmasi)
│   └── Langkah 5: Mempublikasikan dan menyebarkan form
│
├── D. MEMBACA DAN MENGOLAH DATA DI GOOGLE SHEETS
│   ├── Menghubungkan form ke Google Sheets
│   ├── Memahami struktur data yang masuk secara otomatis
│   ├── Fungsi COUNTIF dan COUNTIFS untuk rekap data
│   ├── Membuat grafik dari data survei
│   └── Menginterpretasikan data: dari angka ke insight
│
└── E. ETIKA PENGUMPULAN DATA DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN REGULASI
    ├── Informed consent: hak responden yang tidak bisa diabaikan
    ├── Privasi data responden dan UU PDP No. 27/2022
    ├── Shidq: kejujuran dalam melaporkan data apa adanya
    ├── Amanah: data responden adalah titipan yang harus dijaga
    └── La dharara: survei tidak boleh merugikan responden

📚 URAIAN MATERI POKOK


A. SURVEI SEBAGAI METODE PENGUMPULAN DATA DALAM SIM

A.1 Data Primer vs Data Sekunder

Sebelum memulai survei, penting untuk memahami posisi survei dalam landscape pengumpulan data:

DUA SUMBER DATA UTAMA DALAM RISET

DATA PRIMER                        DATA SEKUNDER
─────────────────────────          ─────────────────────────
Data yang dikumpulkan              Data yang sudah ada —
sendiri oleh peneliti              dikumpulkan oleh pihak lain
untuk tujuan penelitian ini        untuk tujuan yang berbeda

Cara mengumpulkan:                 Sumber:
→ Survei / kuesioner               → Laporan OJK / BI
→ Wawancara                        → Laporan tahunan bank
→ Observasi langsung               → Berita dan artikel
→ Eksperimen                       → Data statistik BPS

Keunggulan:                        Keunggulan:
→ Sesuai persis kebutuhan          → Lebih cepat dan murah
→ Data terkini                     → Skala lebih besar
→ Kontrol penuh peneliti           → Tersedia segera

Kelemahan:                         Kelemahan:
→ Mahal dan memakan waktu          → Mungkin tidak sesuai tujuan
→ Membutuhkan keahlian             → Mungkin sudah kadaluarsa
→ Bergantung kejujuran responden   → Tidak bisa dikontrol kualitasnya

UNTUK PROYEK AKHIR KELOMPOK:
→ Wajib ada DATA PRIMER dari survei Google Form
→ DATA SEKUNDER dari OJK/website bank/berita digunakan sebagai
  latar belakang dan pembanding

A.2 Survei dalam Ekosistem Informasi Manajemen Bank Syariah

Dalam dunia nyata, bank syariah menggunakan survei untuk banyak keperluan penting:

Jenis SurveiTujuanSiapa RespondenFrekuensi
Survei Kepuasan Nasabah (NPS)Mengukur loyalitas dan kepuasan secara keseluruhanNasabah aktifKuartalan
Survei Pengalaman Layanan DigitalMengevaluasi UX mobile banking, QRIS, e-KYCNasabah yang baru menggunakan fiturSetelah setiap interaksi
Survei Kebutuhan Produk BaruMemahami produk apa yang dibutuhkan nasabahNasabah + calon nasabahTahunan
Survei Literasi Keuangan SyariahMengukur pemahaman nasabah tentang akad dan produk syariahNasabah dan masyarakat umum2 tahunan
Survei Internal KaryawanMengukur kepuasan, engagement, dan kesiapan digital karyawanKaryawanSetengah tahunan

Bagaimana hasil survei digunakan oleh bank syariah:

DATA SURVEI → ANALISIS → KEPUTUSAN → TINDAKAN → DAMPAK

Survei menunjukkan 65% nasabah               Direksi memutuskan
merasa proses e-KYC terlalu          →       mempercepat proses e-KYC
rumit dan memakan waktu                      dengan fitur scan otomatis

                ↓                                    ↓
        Divisi TI diminta                   Fitur baru diluncurkan →
        mengembangkan solusi        →       kepuasan nasabah naik →
        dalam 3 bulan                       survei berikutnya lebih baik

A.3 Tiga Jenis Survei Berdasarkan Pendekatan Data

Survei Kuantitatif: Menghasilkan data angka yang dapat dihitung dan dianalisis secara statistik.

  • Pertanyaan khas: "Seberapa sering Anda menggunakan mobile banking?" (1-7 kali seminggu, >7 kali, dll.)
  • Cocok untuk: Mengukur frekuensi, proporsi, tingkat kepuasan, perbandingan antar kelompok
  • Output: Angka, persentase, rata-rata, grafik

Survei Kualitatif: Menghasilkan data teks berupa pendapat, pengalaman, dan persepsi mendalam.

  • Pertanyaan khas: "Apa yang paling Anda sukai dan tidak sukai dari BSI Mobile? Ceritakan pengalaman Anda."
  • Cocok untuk: Memahami alasan di balik perilaku, menemukan isu yang tidak terduga
  • Output: Tema, kutipan, narasi

Survei Campuran (Mixed Methods): Menggabungkan keduanya — data angka untuk mengukur, data teks untuk menjelaskan.

  • Rekomendasi untuk proyek akhir: Gunakan pendekatan campuran — dominan kuantitatif (skala Likert, pilihan ganda) dengan satu-dua pertanyaan kualitatif terbuka untuk menangkap nuansa yang tidak bisa diukur dengan angka semata.

B. MERANCANG INSTRUMEN SURVEI YANG BAIK

B.1 Enam Karakteristik Pertanyaan Survei yang Berkualitas

Kualitas survei ditentukan utamanya oleh kualitas pertanyaan yang diajukan. Berikut enam karakteristik yang harus diperiksa untuk setiap pertanyaan:

1. Jelas dan Tidak Ambigu Setiap responden harus memahami pertanyaan dengan cara yang sama. Satu pertanyaan, satu makna.

2. Tidak Memimpin (Non-Leading) Pertanyaan tidak boleh mendorong responden ke arah jawaban tertentu.

3. Tidak Ganda (Single-Barreled) Satu pertanyaan hanya boleh menanyakan satu hal. Pertanyaan yang menanyakan dua hal sekaligus (double-barreled) menghasilkan data yang tidak valid.

4. Relevan dengan Tujuan Setiap pertanyaan harus berkontribusi pada tujuan survei. Pertanyaan yang "menarik tapi tidak perlu" hanya membebani responden dan mencairkan fokus data.

5. Dapat Dijawab Responden Jangan menanyakan sesuatu yang tidak diketahui responden atau yang terlalu sensitif untuk dijawab jujur.

6. Menggunakan Bahasa yang Tepat Bahasa harus sesuai dengan tingkat pendidikan dan latar belakang responden target — tidak terlalu teknis, tidak terlalu informal.


Latihan Mengidentifikasi Pertanyaan Buruk:

PertanyaanMasalahPerbaikan
"Apakah Anda sering menggunakan mobile banking dan QRIS BSI?"Double-barreled — menanyakan dua hal sekaligusPisahkan menjadi dua pertanyaan
"Bukankah BSI Mobile lebih baik dari bank lain?"Leading question — mendorong jawaban "ya""Bagaimana Anda menilai BSI Mobile dibandingkan aplikasi bank lain?"
"Berapa total aset yang Anda miliki di rekening syariah?"Terlalu sensitif — responden tidak nyaman menjawab"Di rentang berapa saldo rata-rata Anda? (Pilihan range, bukan angka pasti)"
"Apakah fitur autentikasi biometrik multifaktor mobile banking Anda reliable?"Terlalu teknis — responden tidak paham istilah"Apakah fitur sidik jari/wajah untuk login di aplikasi bank Anda berjalan dengan lancar?"
"Layanan bank syariah sangat baik, bukan?"Leading + ambigu — "sangat baik" terlalu subjektif"Bagaimana Anda menilai kualitas layanan bank syariah Anda secara keseluruhan? (Skala 1-5)"

B.2 Skala Pengukuran: Memilih yang Tepat untuk Setiap Pertanyaan

Pemilihan skala pengukuran menentukan jenis analisis yang bisa dilakukan:

Skala Nominal — Mengklasifikasikan, bukan mengurutkan

  • Angka hanya sebagai label, tidak memiliki makna urutan
  • Contoh: Jenis kelamin (L/P), bank yang digunakan (BSI/Muamalat/BCA Syariah)
  • Analisis: COUNTIF, persentase, modus
  • Di Google Forms: Pilihan ganda atau kotak centang

Skala Ordinal — Mengklasifikasikan DAN mengurutkan

  • Ada urutan, tapi jarak antar nilai tidak sama
  • Contoh: Tingkat pendidikan (SD/SMP/SMA/S1/S2/S3), frekuensi penggunaan (Tidak pernah/Jarang/Kadang/Sering/Selalu)
  • Analisis: COUNTIF, persentase, median, modus
  • Di Google Forms: Pilihan ganda dengan opsi terurut

Skala Interval (termasuk Likert) — Mengurutkan dengan jarak yang sama

  • Ada urutan dan jarak antar nilai dianggap sama — memungkinkan analisis lebih kaya
  • Contoh: Skala Likert 1-5 (Sangat Tidak Puas → Sangat Puas)
  • Analisis: COUNTIF, rata-rata, standar deviasi, modus
  • Di Google Forms: Linear scale atau grid
SKALA LIKERT — PANDUAN PENGGUNAAN

5 POIN (Paling Umum untuk Kepuasan/Persetujuan):
1 = Sangat Tidak Puas / Sangat Tidak Setuju
2 = Tidak Puas / Tidak Setuju
3 = Netral / Cukup
4 = Puas / Setuju
5 = Sangat Puas / Sangat Setuju

TIPS MENGGUNAKAN SKALA LIKERT:
✅ Gunakan label yang jelas di setiap titik skala
✅ Pastikan semua pertanyaan dalam satu dimensi
   menggunakan skala yang arahnya konsisten
✅ Jangan campur skala positif dan negatif dalam
   satu bagian tanpa penjelasan yang jelas
✅ Skor rata-rata (mean) â‰Ĩ 4.0 = baik/puas
   Skor mean < 3.0 = perlu perhatian/perbaikan

B.3 Tujuh Tipe Pertanyaan Google Forms dan Panduan Penggunaan

TipeIkonKapan DigunakanContoh di Riset Perbankan Syariah
Pilihan Ganda◉Satu jawaban dari banyak opsi; data nominal/ordinal"Aplikasi mobile banking syariah mana yang Anda gunakan?"
Kotak Centang☑Bisa pilih lebih dari satu jawaban"Fitur apa yang biasa Anda gunakan di mobile banking? (Pilih semua yang sesuai)"
Dropdownâ–ŧSatu jawaban dari daftar panjang; menghemat ruang"Pilih provinsi tempat tinggal Anda"
Linear Scale━━●Skala Likert — mengukur intensitas/tingkatan"Seberapa puas Anda dengan kecepatan transaksi? (1=Sangat Tidak Puas, 5=Sangat Puas)"
Multiple Choice Gridâ–ĻBeberapa pertanyaan Likert sekaligus dalam satu tabelMenilai 5 aspek layanan (Kecepatan, Kemudahan, Keamanan, dll.) dalam satu grid
Isian Singkat▭Jawaban teks pendek; data kualitatif singkat"Fitur apa yang paling sering Anda gunakan?" atau "Usia Anda"
Paragrafâ–Ŧâ–ŦJawaban teks panjang; eksplorasi mendalam"Ceritakan pengalaman terbaik atau terburuk Anda menggunakan mobile banking syariah"

B.4 Anatomi Kuesioner yang Baik: Dari Pembuka hingga Penutup

Kuesioner yang baik bukan sekadar kumpulan pertanyaan — ia memiliki struktur yang logis dan alur yang nyaman bagi responden:

STRUKTUR KUESIONER SURVEI LAYANAN DIGITAL BANK SYARIAH

┌─────────────────────────────────────────────────────┐
│ BAGIAN 0: HALAMAN PEMBUKA (Description)             │
│ â€ĸ Judul survei yang informatif                      │
│ â€ĸ Penjelasan tujuan survei (untuk apa?)             │
│ â€ĸ Estimasi waktu pengisian (misal: "5–7 menit")     │
│ â€ĸ Jaminan kerahasiaan data responden                │
│ â€ĸ Kontak peneliti jika ada pertanyaan               │
│ â€ĸ Ucapan terima kasih                               │
└─────────────────────────────────────────────────────┘
          ↓
┌─────────────────────────────────────────────────────┐
│ BAGIAN 1: DATA DEMOGRAFI RESPONDEN                  │
│ â€ĸ Usia atau rentang usia                            │
│ â€ĸ Jenis kelamin (opsional, tergantung relevansi)    │
│ â€ĸ Pekerjaan / status                                │
│ â€ĸ Pendidikan terakhir                               │
│ â€ĸ Kota/wilayah domisili                             │
│ TUJUAN: Mengenal siapa responden kita               │
└─────────────────────────────────────────────────────┘
          ↓
┌─────────────────────────────────────────────────────┐
│ BAGIAN 2: POLA PENGGUNAAN (Screening)               │
│ â€ĸ Apakah menggunakan bank syariah?                  │
│ â€ĸ Bank syariah mana yang digunakan?                 │
│ â€ĸ Seberapa sering menggunakan layanan digital?      │
│ â€ĸ Fitur apa yang paling sering digunakan?           │
│ TUJUAN: Memahami konteks penggunaan                 │
└─────────────────────────────────────────────────────┘
          ↓
┌─────────────────────────────────────────────────────┐
│ BAGIAN 3: INTI SURVEI — KEPUASAN/PERSEPSI/SIKAP     │
│ â€ĸ Pertanyaan Likert tentang aspek yang diteliti     │
│ â€ĸ Pertanyaan perbandingan jika diperlukan           │
│ â€ĸ Pertanyaan peringkat (ranking) jika relevan       │
│ TUJUAN: Menjawab pertanyaan penelitian utama        │
└─────────────────────────────────────────────────────┘
          ↓
┌─────────────────────────────────────────────────────┐
│ BAGIAN 4: PERTANYAAN TERBUKA (Kualitatif)           │
│ â€ĸ Satu atau dua pertanyaan eksplorasi terbuka       │
│ â€ĸ Contoh: "Apa yang paling perlu diperbaiki?"       │
│ â€ĸ Contoh: "Adakah fitur yang Anda harapkan ada?"   │
│ TUJUAN: Menangkap wawasan yang tidak terstruktur    │
└─────────────────────────────────────────────────────┘
          ↓
┌─────────────────────────────────────────────────────┐
│ BAGIAN 5: HALAMAN KONFIRMASI / PENUTUP              │
│ â€ĸ "Terima kasih telah meluangkan waktu Anda!"       │
│ â€ĸ Informasi bahwa data sudah berhasil tersimpan     │
│ â€ĸ Kontak jika ingin mengetahui hasil penelitian     │
└─────────────────────────────────────────────────────┘

C. TUTORIAL GOOGLE FORMS — MEMBANGUN SURVEI DARI NOL

C.1 Antarmuka Google Forms: Mengenal Setiap Elemen

TAMPILAN UTAMA GOOGLE FORMS

┌──────────────────────────────────────────────────────┐
│  [Judul Form]                    [Palet Warna] [đŸ‘ī¸]  │
├──────────────â”Ŧ───────────────────────────────────────┤
│ PERTANYAAN   │                                       │
│   ●          │  ┌───────────────────────────────┐   │
│   RESPONS    │  │  Judul Form                   │   │
│              │  │  Deskripsi form               │   │
│              │  └───────────────────────────────┘   │
│              │                                       │
│              │  ┌───────────────────────────────┐   │
│              │  │  Pertanyaan 1                 │   │
│              │  │  [Tipe Pertanyaan â–ŧ]          │   │
│              │  │  ○ Opsi 1                     │   │
│              │  │  ○ Opsi 2                     │   │
│              │  │  + Tambah opsi                │   │
│              │  │              [Wajib ●] [⋮]   │   │
│              │  └───────────────────────────────┘   │
│              │                                       │
│              │  [+] [≡] [T] [≡] [â–ļ]  ← Toolbar sisi│
└──────────────┴───────────────────────────────────────┘

TOOLBAR SISI KANAN:
[+]  = Tambah pertanyaan baru
[≡]  = Import pertanyaan dari form lain
[T]  = Tambah judul/deskripsi seksi baru
[≡]  = Tambah gambar
[â–ļ]  = Tambah video YouTube

C.2 Langkah 1 — Membuat Form Baru dan Menyusun Identitas

TUTORIAL LANGKAH DEMI LANGKAH

MEMBUKA GOOGLE FORMS:
1. Buka browser → ketik forms.google.com
2. Pastikan sudah login dengan akun Google yang aktif
3. Klik "+ Blank" atau pilih template yang sesuai

MENGISI IDENTITAS FORM:
1. Klik teks "Untitled form" di bagian atas → ganti dengan judul
   yang informatif dan menarik
   Contoh: "Survei Kepuasan Layanan Digital BSI Mobile
            (Proyek SIM — Perbankan Syariah 2025)"

2. Klik kotak "Form description" → isi deskripsi yang lengkap:
   ─────────────────────────────────────────────────────
   Yth. Responden,

   Survei ini merupakan bagian dari Proyek Akhir Mata Kuliah
   Sistem Informasi Manajemen, Program Studi Perbankan Syariah,
   UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

   Tujuan survei: Mengetahui tingkat kepuasan pengguna
   terhadap layanan digital BSI Mobile.

   Waktu pengisian: ± 5–7 menit
   Data Anda bersifat ANONIM dan hanya digunakan
   untuk keperluan akademis.

   Terima kasih atas partisipasi Anda.
   ─────────────────────────────────────────────────────

C.3 Langkah 2 — Menambah dan Mengatur Pertanyaan Per Tipe

Menambah Pilihan Ganda:

1. Klik tombol [+] di toolbar sisi kanan
2. Klik dropdown tipe pertanyaan → pilih "Multiple Choice"
3. Ketik pertanyaan di kotak "Question"
4. Tambah opsi dengan klik "Add option" atau tekan Enter
5. Aktifkan "Required" (toggle kanan bawah) jika wajib dijawab

CONTOH:
Pertanyaan: "Seberapa sering Anda menggunakan BSI Mobile?"
Opsi:
○ Setiap hari
○ Beberapa kali seminggu
○ Beberapa kali sebulan
○ Jarang (kurang dari sekali sebulan)
○ Belum pernah menggunakan

Menambah Kotak Centang (Checkboxes):

1. Klik [+] → pilih "Checkboxes"
2. Cocok untuk pertanyaan "pilih semua yang berlaku"

CONTOH:
Pertanyaan: "Fitur apa yang biasa Anda gunakan di BSI Mobile?"
   (Boleh pilih lebih dari satu)
☐ Transfer antar bank
☐ Pembayaran tagihan (listrik, BPJS, dll.)
☐ Top-up e-wallet / QRIS
☐ Cek saldo dan mutasi rekening
☐ Pembayaran cicilan pembiayaan
☐ Investasi (reksa dana/sukuk)
☐ Zakat, infaq, dan sedekah
☐ Fitur lainnya (sebutkan): ___

Menambah Skala Likert (Linear Scale):

1. Klik [+] → pilih "Linear Scale"
2. Atur rentang: 1 (minimum) hingga 5 (maximum)
3. Isi label kiri (1) dan kanan (5)

CONTOH:
Pertanyaan: "Seberapa puas Anda dengan kemudahan menggunakan
            BSI Mobile secara keseluruhan?"

1 ────────────────────── 5
Sangat Tidak Puas      Sangat Puas

Menambah Grid Likert (Multiple Choice Grid):

1. Klik [+] → pilih "Multiple Choice Grid"
2. Isi "Rows" (aspek yang dinilai) dan "Columns" (skala)

CONTOH:
Pertanyaan: "Berikan penilaian Anda terhadap aspek-aspek
            berikut pada BSI Mobile:"

KOLOM: 1 (Sangat Buruk) | 2 | 3 | 4 | 5 (Sangat Baik)

BARIS:
â€ĸ Kecepatan transaksi
â€ĸ Kemudahan navigasi
â€ĸ Kejelasan informasi
â€ĸ Keamanan dan keandalan
â€ĸ Kesesuaian dengan prinsip syariah

Menambah Isian Singkat:

1. Klik [+] → pilih "Short Answer"
2. Cocok untuk: nama (jika tidak anonim), usia, kota

CONTOH:
Pertanyaan: "Berapa usia Anda saat ini? (angka)"
→ Bisa tambahkan validasi: Response validation
  → Number → Greater than → 15 (mencegah input tidak masuk akal)

Menambah Paragraf:

1. Klik [+] → pilih "Paragraph"
2. Cocok untuk pertanyaan kualitatif terbuka

CONTOH:
Pertanyaan: "Menurut Anda, fitur apa yang paling perlu
            ditambahkan atau diperbaiki pada BSI Mobile?
            Jelaskan alasannya."

C.4 Langkah 3 — Mengorganisasi dengan Seksi

Seksi membantu responden tidak merasa "tenggelam" dalam puluhan pertanyaan sekaligus. Setiap seksi seperti halaman baru yang bisa dinavigasi.

CARA MENAMBAH SEKSI BARU:
1. Klik ikon [≡] (Add section) di toolbar sisi kanan
2. Setiap seksi memiliki judul dan deskripsi sendiri

TIPS LOGIKA BERSYARAT (Section Logic):
Jika ingin mengarahkan responden ke seksi berbeda
berdasarkan jawaban mereka:

Contoh:
Pertanyaan: "Apakah Anda pengguna aktif BSI Mobile?"
○ Ya → lanjut ke Bagian 2 (pengalaman pengguna)
○ Tidak → loncat ke Bagian 4 (alasan belum menggunakan)

Cara setting:
→ Klik tiga titik di sudut kanan pertanyaan
→ "Go to section based on answer"
→ Atur tujuan untuk setiap opsi jawaban

C.5 Langkah 4 — Pengaturan Form (Settings)

MENU SETTINGS (klik ikon âš™ī¸ di kanan atas):

TAB "RESPONSES":
☑ Collect email addresses
  → Aktifkan jika ingin mengirim konfirmasi ke responden
  → JANGAN aktifkan jika survei harus benar-benar anonim

☑ Limit to 1 response
  → Aktifkan untuk mencegah satu orang mengisi berkali-kali
  → Membutuhkan login Google dari responden

☑ Allow response editing
  → Responden bisa mengubah jawaban setelah submit

CONFIRMATION MESSAGE (pesan konfirmasi setelah submit):
→ Default: "Your response has been recorded."
→ Ganti dengan sesuatu yang lebih personal:
  "Terima kasih telah berpartisipasi! Jazakumullah khairan.
   Data Anda sangat berharga untuk penelitian kami."

C.6 Langkah 5 — Mempublikasikan dan Menyebarkan Form

CARA MENGIRIM FORM:

Klik tombol "Send" di kanan atas → pilih metode pengiriman:

1. LINK (paling umum untuk proyek mahasiswa):
   → Klik ikon tautan (🔗)
   → Centang "Shorten URL" untuk link yang lebih pendek
   → Salin link → bagikan via WhatsApp, Instagram, dll.

2. EMAIL:
   → Masukkan alamat email responden langsung dari sini

3. EMBED:
   → Sematkan form di website/blog

TIPS MENYEBARKAN SURVEI:
→ Sertakan pengantar singkat saat membagikan link:
  "Assalamu'alaikum. Mohon bantuannya mengisi survei
   penelitian kami tentang layanan mobile banking syariah.
   Hanya 5 menit. Jazakumullah khairan atas waktunya:
   [link]"

→ Tentukan batas waktu pengisian agar data terkumpul
  sebelum deadline presentasi

→ Target minimal 20 responden — usahakan dari
  latar belakang yang beragam (usia, pekerjaan)

D. MEMBACA DAN MENGOLAH DATA DI GOOGLE SHEETS

D.1 Menghubungkan Form ke Google Sheets

CARA MENGHUBUNGKAN:

1. Buka form Anda → klik tab "Responses" (di bagian atas)
2. Klik ikon Google Sheets (hijau) di kanan atas
3. Pilih "Create a new spreadsheet" → beri nama → Create
4. Google Sheets baru akan terbuka otomatis dengan semua
   data respons yang sudah masuk (dan yang akan masuk)
5. Data ter-update secara real-time setiap ada respons baru

STRUKTUR DATA YANG MASUK DI GOOGLE SHEETS:
Baris 1   = Header (nama setiap pertanyaan)
Baris 2   = Respons pertama
Baris 3   = Respons kedua
... dst.

Kolom A   = Timestamp (waktu pengisian)
Kolom B   = Pertanyaan 1
Kolom C   = Pertanyaan 2
... dst.

D.2 Fungsi COUNTIF untuk Rekap Data Nominal dan Ordinal

COUNTIF — Menghitung berapa banyak responden
          yang memilih jawaban tertentu

SYNTAX: =COUNTIF(range, criteria)

CONTOH PENGGUNAAN:
Data di Kolom B berisi jawaban pertanyaan:
"Seberapa sering menggunakan mobile banking?"

=COUNTIF(B2:B100, "Setiap hari")
→ Hasilnya: angka berapa banyak yang menjawab "Setiap hari"

=COUNTIF(B2:B100, "Beberapa kali seminggu")
→ Hasilnya: berapa banyak yang menjawab demikian

MEMBUAT TABEL REKAP:
Di Sheet baru, buat tabel:

| Jawaban              | Jumlah | Persentase |
|----------------------|--------|------------|
| Setiap hari          |=COUNTIF(Sheet1!B2:B100,"Setiap hari") | =B2/SUM(B2:B6)*100 |
| Beberapa kali/minggu |=COUNTIF(Sheet1!B2:B100,"Beberapa kali seminggu") | |
| Beberapa kali/bulan  |=COUNTIF(...) | |
| Jarang               |=COUNTIF(...) | |
| Belum pernah         |=COUNTIF(...) | |
| TOTAL                |=SUM(B2:B6)  | 100% |

D.3 Menghitung Rata-Rata Skala Likert

AVERAGE — Menghitung rata-rata nilai skala

SYNTAX: =AVERAGE(range)

CONTOH:
Data di Kolom C berisi skor Likert 1-5 untuk
"Kepuasan terhadap kecepatan transaksi"

=AVERAGE(C2:C100)
→ Hasil: misal 3.87 (dari skala 1-5)

INTERPRETASI:
4.5 – 5.0  = Sangat Puas / Sangat Baik
3.5 – 4.4  = Puas / Baik
2.5 – 3.4  = Cukup / Netral
1.5 – 2.4  = Tidak Puas / Kurang
1.0 – 1.4  = Sangat Tidak Puas / Sangat Kurang

MEMBUAT TABEL REKAP LIKERT:
| Aspek Layanan            | Rata-rata | Interpretasi |
|--------------------------|-----------|--------------|
| Kecepatan transaksi      |=AVERAGE(C2:C100)| |
| Kemudahan navigasi       |=AVERAGE(D2:D100)| |
| Keamanan dan keandalan   |=AVERAGE(E2:E100)| |
| Kesesuaian syariah       |=AVERAGE(F2:F100)| |

D.4 Membuat Grafik yang Komunikatif

CARA MEMBUAT GRAFIK:

1. Pilih tabel rekap yang sudah dibuat (blok semua sel data)
2. Klik menu Insert → Chart
3. Google Sheets akan memilih tipe grafik yang dianggap sesuai
4. Klik "Chart type" untuk mengubah:
   → Pie chart / Donut  : untuk data nominal (persentase kategori)
   → Bar chart / Column : untuk membandingkan antar kategori
   → Line chart         : untuk data yang menunjukkan tren
5. Klik tab "Customize" untuk mengatur:
   → Judul grafik yang informatif
   → Label data (tampilkan angka/persentase di grafik)
   → Warna yang konsisten dan mudah dibaca

GRAFIK YANG WAJIB DIBUAT UNTUK PROYEK AKHIR:
Minimal 2 grafik bermakna — misalnya:
  Grafik 1: Distribusi frekuensi penggunaan mobile banking
            (Pie chart dari jawaban pilihan ganda)
  Grafik 2: Perbandingan rata-rata kepuasan per aspek
            (Bar chart dari rekap Likert)

D.5 Menginterpretasikan Data: Dari Angka ke Insight

Data yang sudah diolah harus diinterpretasikan — tidak cukup hanya menyajikan angka. Interpretasi adalah kemampuan membaca makna di balik angka.

CONTOH INTERPRETASI YANG BAIK vs BURUK:

BURUK (sekadar membaca angka):
"Dari 25 responden, 12 orang (48%) menggunakan BSI Mobile
setiap hari. 8 orang (32%) menggunakan beberapa kali
seminggu..."

BAIK (membaca makna):
"Mayoritas responden (80%) menggunakan BSI Mobile secara
intensif — setiap hari atau beberapa kali per minggu. Ini
menunjukkan tingkat adopsi yang tinggi di kalangan responden
yang sudah mengenal layanan tersebut. Namun, temuan ini
perlu diinterpretasikan dengan hati-hati karena responden
survei ini kemungkinan besar adalah pengguna aktif yang
lebih mudah dijangkau peneliti — bukan representasi seluruh
nasabah BSI termasuk yang jarang menggunakan layanan digital."

Lima Pertanyaan Interpretasi yang Harus Dijawab:

  1. Apa temuan utama yang paling menonjol dari data?
  2. Apakah ada pola yang menarik atau tidak terduga?
  3. Apa keterbatasan data ini — apa yang tidak bisa disimpulkan?
  4. Apa implikasi temuan ini bagi bank syariah?
  5. Apa rekomendasi konkret yang bisa diusulkan berdasarkan data?

E. ETIKA PENGUMPULAN DATA DALAM PERSPEKTIF ISLAM DAN REGULASI

E.1 Informed Consent: Hak Responden yang Tidak Bisa Diabaikan

Informed consent adalah prinsip bahwa setiap responden harus:

  1. Diberi informasi yang cukup tentang survei sebelum memutuskan untuk berpartisipasi
  2. Memahami apa yang akan dilakukan dengan data mereka
  3. Secara sukarela memilih untuk berpartisipasi — tanpa paksaan, ancaman, atau imbalan yang tidak wajar
  4. Bisa menolak tanpa konsekuensi negatif

Dalam konteks survei Google Form mahasiswa:

CHECKLIST INFORMED CONSENT YANG HARUS ADA DI FORM:

✅ Nama peneliti dan afiliasi (prodi/kampus)
✅ Tujuan survei dinyatakan dengan jelas
✅ Data apa yang dikumpulkan
✅ Bagaimana data akan digunakan (hanya untuk akademis)
✅ Jaminan anonimitas (jika berlaku)
✅ Cara menghubungi peneliti jika ada pertanyaan
✅ Partisipasi bersifat sukarela dan bisa dihentikan kapan saja

E.2 Privasi Data Responden dan UU PDP No. 27/2022

UU Perlindungan Data Pribadi yang dipelajari di Pertemuan 11 berlaku juga untuk pengumpulan data survei:

Kewajiban PenelitiImplementasi dalam Survei Google Form
Mengumpulkan data minimal yang diperlukanJangan tanyakan data pribadi yang tidak relevan (nomor rekening, nomor HP)
Menyimpan data dengan amanGoogle Sheets hanya bisa diakses oleh anggota kelompok — tidak dibagikan ke umum
Tidak menggunakan data melebihi tujuan yang dinyatakanData survei hanya untuk laporan proyek — tidak untuk keperluan lain
Menghapus data setelah tidak diperlukanHapus data identifikasi setelah laporan selesai jika ada data yang tidak diperlukan lagi

Praktik yang harus dihindari:

  • Meminta nama lengkap atau data identitas lain yang tidak diperlukan untuk analisis
  • Menyebarkan raw data respons kepada pihak yang tidak berkepentingan
  • Menggunakan kutipan responden tanpa meminta izin tambahan

E.3 Shidq — Kejujuran dalam Seluruh Proses Riset

"Sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebaikan, dan kebaikan itu membawa ke surga." (HR. Bukhari & Muslim)

Prinsip shidq (kejujuran) dalam konteks survei berarti:

Kejujuran dalam pengumpulan data:

  • Jangan "membantu" responden menjawab yang menurut Anda benar — biarkan mereka menjawab mandiri
  • Jangan mengisi survei sendiri berkali-kali untuk "menambah responden"
  • Jangan memilih-milih responden hanya yang Anda perkirakan akan memberi jawaban positif

Kejujuran dalam analisis:

  • Laporkan data apa adanya — termasuk temuan yang tidak sesuai harapan
  • Jangan menghilangkan data yang "mengganggu" rata-rata
  • Sampaikan keterbatasan survei Anda dengan transparan

Kejujuran dalam pelaporan:

  • Jangan melebih-lebihkan kesimpulan melebihi apa yang data benar-benar tunjukkan
  • Bedakan antara temuan (apa yang data tunjukkan) dan interpretasi (apa yang mungkin bermakna)
  • Akui bahwa survei dengan 20–30 responden tidak bisa digeneralisasikan ke seluruh populasi

E.4 Amanah — Data Responden adalah Titipan

"Tunaikan amanah kepada orang yang menitipkannya kepadamu." (HR. Abu Dawud & Tirmidzi)

Ketika responden mengisi survei Anda, mereka menaruh kepercayaan bahwa data mereka akan digunakan sebagaimana yang dijanjikan. Ini adalah amanah yang tidak bisa dianggap enteng.

Wujud amanah dalam pengelolaan data survei:

  • Menggunakan data hanya untuk tujuan yang sudah dinyatakan di form
  • Tidak menjual, membagikan, atau mempublikasikan data mentah responden
  • Menjaga keamanan akses Google Sheets — hanya anggota kelompok yang memiliki akses edit
  • Jika ada responden yang minta datanya dihapus, penuhi permintaan tersebut

E.5 La Dharara — Survei Tidak Boleh Merugikan Responden

Prinsip la dharara (tidak menimbulkan kerugian) berlaku dalam desain survei:

  • Waktu responden adalah amanah: Jangan buat survei yang terlalu panjang — hormati waktu responden. Survei lebih dari 15 menit tanpa imbalan yang memadai adalah pemborosan amanah.
  • Jangan tanyakan hal yang terlalu sensitif: Pertanyaan tentang pendapatan, utang, atau kondisi keuangan spesifik bisa membuat responden tidak nyaman dan merugikan mereka secara psikologis.
  • Jangan membuat responden merasa dihakimi: Formulasi pertanyaan harus netral — tidak menyiratkan bahwa ada jawaban "benar" atau "salah" yang membuat responden malu jika menjawab tertentu.

E.6 Tabel Integrasi: Etika Islam dan Praktik Riset Survei

Nilai IslamPrinsip Riset ModernImplementasi dalam Google Form Proyek Akhir
Shidq (kejujuran)Research integrityLaporkan data apa adanya; tidak manipulasi hasil; akui keterbatasan
Amanah (kepercayaan)Data confidentialityBatasi akses Sheets; gunakan data hanya untuk proyek; jangan sebarkan data mentah
'Adalah (keadilan)Non-discriminationDistribusikan survei ke berbagai kelompok — tidak hanya yang diperkirakan memberi jawaban positif
La dharara (tidak merugikan)Do no harmSurvei tidak terlalu panjang; tidak menanyakan hal terlalu sensitif; responden bisa mundur kapan saja
Ikhlas (ketulusan)Honest motivationRiset untuk menambah ilmu dan kontribusi nyata — bukan sekadar nilai semata
Tawadhu (kerendahhatian)Intellectual humilityAkui keterbatasan survei skala kecil; tidak overclaim kesimpulan

đŸ’ģ KEGIATAN LABORATORIUM

Judul Kegiatan: Membangun Google Form Survei Proyek Akhir Kelompok

Tujuan: Setiap kelompok menghasilkan Google Form yang siap disebar — dirancang dengan baik, pertanyaan yang valid, struktur yang jelas, dan sudah dipublikasikan dengan link yang aktif. Form ini adalah komponen inti dari proyek akhir yang akan dipresentasikan di Pertemuan 15.

Alat yang Dibutuhkan:

  • Komputer lab dengan koneksi internet
  • Akun Google yang aktif (satu per kelompok sebagai "pemilik" form)
  • Google Docs untuk catatan perencanaan awal

Alokasi Waktu: 65 menit (bekerja dalam kelompok proyek akhir)


Alur Kerja Laboratorium

TAHAP 1 — Perencanaan Survei (10 menit)

Sebelum membuka Google Forms, kelompok mendiskusikan dan mendokumentasikan dalam Google Docs:

WORKSHEET PERENCANAAN SURVEI

Nama Kelompok: _________________________________
Topik Proyek Akhir: ____________________________
Nama Bank/Layanan/Platform yang Diteliti: _______

1. TUJUAN SURVEI (apa yang ingin Anda ketahui?):
   _____________________________________________

2. TARGET RESPONDEN (siapa yang paling relevan mengisi?):
   _____________________________________________

3. JUMLAH PERTANYAAN YANG DIRENCANAKAN: ___ pertanyaan

4. PEMBAGIAN TUGAS DALAM KELOMPOK:
   - Yang mengetik form       : _________________
   - Yang review pertanyaan   : _________________
   - Yang uji coba form       : _________________
   - Yang menyebarkan nanti   : _________________

5. DAFTAR PERTANYAAN AWAL (brainstorm):
   Bagian 1 (Demografi): ______________________
   Bagian 2 (Pola penggunaan): ________________
   Bagian 3 (Inti — Kepuasan/Persepsi): _______
   Bagian 4 (Terbuka): _______________________

TAHAP 2 — Membangun Form (35 menit)

Buka forms.google.com dan bangun form berdasarkan rencana di Tahap 1.

Checklist wajib saat membangun form:

BAGIAN IDENTITAS FORM:
☐ Judul form yang informatif (mengandung topik + identitas kelompok)
☐ Deskripsi form lengkap: tujuan, estimasi waktu, jaminan anonimitas

BAGIAN PERTANYAAN (minimal 10 pertanyaan total):
☐ Minimal 2 pertanyaan demografi (usia, pekerjaan, dll.)
☐ Minimal 1 pertanyaan screening/pola penggunaan (pilihan ganda)
☐ Minimal 1 pertanyaan kotak centang (multi-pilih)
☐ Minimal 3 pertanyaan skala Likert (linear scale 1–5)
   → dengan label yang jelas di kedua ujungnya
☐ Minimal 1 pertanyaan Multiple Choice Grid
   (menilai beberapa aspek sekaligus)
☐ Minimal 1 pertanyaan terbuka/paragraf
☐ Semua pertanyaan wajib ditandai "Required"

STRUKTUR SEKSI:
☐ Minimal 3 seksi berbeda dengan judul yang jelas
☐ Setiap seksi memiliki deskripsi singkat tentang isinya

PENGATURAN:
☐ Pesan konfirmasi yang ramah sudah diatur
☐ Dibatasi 1 respons per orang (opsional tapi dianjurkan)

KUALITAS PERTANYAAN:
☐ Semua pertanyaan sudah di-review: tidak ambigu, tidak leading,
  tidak double-barreled
☐ Bahasa sederhana dan mudah dipahami responden awam
☐ Urutan pertanyaan logis (dari umum ke khusus)

TAHAP 3 — Uji Coba dan Perbaikan (10 menit)

PROSEDUR UJI COBA FORM:

1. Klik tombol "Preview" (ikon mata đŸ‘ī¸) untuk melihat tampilan
   form dari perspektif responden

2. Setiap anggota kelompok mengisi form sendiri sebagai uji coba:
   → Apakah ada pertanyaan yang membingungkan?
   → Apakah urutan seksi sudah nyaman?
   → Apakah semua pertanyaan bisa dijawab dengan mudah?
   → Apakah waktu pengisian sesuai estimasi (max 7 menit)?

3. Perbaiki semua masalah yang ditemukan sebelum form disebar

4. Cek tab "Responses" → apakah data uji coba sudah masuk?

TAHAP 4 — Publikasi dan Dokumentasi (10 menit)

LANGKAH TERAKHIR:

1. Hubungkan form ke Google Sheets:
   → Tab "Responses" → klik ikon Sheets → Create new spreadsheet
   → Namakan sheets: "Data_[TopikProyek]_[NamaKelompok]"

2. Dapatkan link form:
   → Klik "Send" → ikon tautan → centang "Shorten URL" → Copy

3. Catat dalam Google Docs kelompok:
   → Link Google Form: _______________________
   → Link Google Sheets (data): _______________
   → Link untuk dibagikan ke responden: _______

4. Bagikan link ke dosen via [Ngaji UIN Gusdur](https://ngaji.uingusdur.ac.id/) untuk dokumentasi

5. MULAI SEBARKAN ke responden target:
   → Buat pesan pengantar yang sopan dan menarik
   → Kirim via WhatsApp, Instagram Story, atau email
   → Target: min. 20 responden sebelum Pertemuan 15

TAHAP 5 — Preview Analisis Data (jika waktu cukup, 5 menit bonus)

Jika ada respons uji coba yang sudah masuk, coba lakukan rekap awal:

MINI-ANALISIS DATA UJI COBA:

1. Buka Google Sheets yang sudah terhubung
2. Buat sheet baru → beri nama "Rekap"
3. Buat satu tabel COUNTIF sederhana untuk salah satu
   pertanyaan pilihan ganda yang sudah ada jawaban
4. Buat satu grafik dari tabel tersebut

📋 PENUGASAN (PROYEK KELOMPOK)

TUGAS 14 — Survei Aktif + Rekap Data Awal + Laporan Progres
Deadline: Dikumpulkan di Pertemuan ke-15 (bersamaan dengan presentasi)
Format: Link Google Form (aktif) + Link Google Sheets (data) + File laporan/presentasi
Catatan: Ini adalah tahap krusial dari proyek akhir — tanpa data survei yang cukup, presentasi di P15 tidak akan bisa berjalan dengan baik


LEMBAR TUGAS 14 — PROYEK KELOMPOK

Nama Kelompok: __________________
Topik Proyek: __________________
Anggota:
1. __________________________ (NIM: __________)
2. __________________________ (NIM: __________)
3. __________________________ (NIM: __________)
4. __________________________ (NIM: __________) (jika ada)


Komponen A — Google Form yang Fungsional (25 poin)

Form harus memenuhi semua checklist yang ada di lab (minimal 10 pertanyaan, 3+ seksi, 5+ tipe pertanyaan berbeda, deskripsi lengkap, pengaturan tepat).

Link Google Form: ___________________________________
Tanggal form dibuat/dipublikasikan: ___________________


Komponen B — Data Survei dari Responden Nyata (35 poin)

Kumpulkan minimal 20 responden nyata (bukan anggota kelompok sendiri) sebelum Pertemuan 15.

Poin akan diberikan berdasarkan:

  • Jumlah responden (min. 20 = nilai penuh; < 20 = proporsional)
  • Keberagaman responden (usia, pekerjaan berbeda-beda lebih baik)
  • Kualitas data (jawaban yang serius, bukan asal-asalan)

Link Google Sheets (data mentah): ____________________
Jumlah responden per tanggal pengumpulan:

TanggalJumlah Responden BaruTotal Kumulatif

Komponen C — Analisis Data di Google Sheets (25 poin)

Di Google Sheets yang sudah terhubung, buat sheet terpisah bernama "Analisis" yang berisi:

☐ Profil Demografi Responden: Tabel rekap dan grafik untuk minimal 2 pertanyaan demografi (menggunakan COUNTIF + pie/bar chart)

☐ Rekap Pertanyaan Pilihan Ganda: Tabel COUNTIF dan grafik untuk minimal 2 pertanyaan pilihan ganda inti

☐ Rekap Skala Likert: Tabel rata-rata (AVERAGE) dan grafik batang untuk semua pertanyaan Likert

☐ Ringkasan Kualitatif: Salin jawaban-jawaban terbuka yang paling representatif (minimal 5 kutipan menarik) ke sheet tersendiri bernama "Kutipan"


Komponen D — Laporan Progres Tertulis (15 poin)

Buat dokumen singkat (1 halaman, Google Docs) yang menjelaskan:

  1. Profil Responden: Siapa responden Anda? (demografi utama dalam kalimat, bukan hanya angka)
  2. Temuan Awal: Dua atau tiga temuan paling menarik dari data yang terkumpul sejauh ini
  3. Keterbatasan: Satu keterbatasan yang Anda sadari dari survei ini
  4. Rencana Presentasi: Poin-poin utama apa yang akan Anda sampaikan di Pertemuan 15?

Link Google Docs laporan progres: ___________________


Rubrik Penilaian Tugas 14

AspekSangat Baik (81–100)Baik (66–80)Cukup (56–65)Perlu Perbaikan (< 56)
Kualitas Google FormForm lengkap, pertanyaan berkualitas, struktur jelas, deskripsi memadai, semua tipe terpenuhiForm baik, ada beberapa pertanyaan yang perlu diperbaikiForm ada tapi kurang pertanyaan atau tipeForm tidak lengkap atau tidak bisa diakses
Jumlah respondenâ‰Ĩ25 responden20–24 responden15–19 responden< 15 responden
Keberagaman respondenResponden beragam (usia, latar belakang)Cukup beragamKurang beragam (mayoritas mahasiswa sesama)Semua responden sama persis
Kualitas analisis SheetsRekap lengkap, grafik informatif, interpretasi adaRekap baik, grafik adaRekap ada tapi grafik kurangRekap tidak ada atau tidak bisa dibuka
Laporan progresJelas, temuan bermakna, keterbatasan diakuiCukup jelas, temuan adaSangat singkat, kurang bermaknaTidak ada

đŸ’Ŧ BAHAN DISKUSI KELAS

Diskusi 1:

"OJK melakukan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) dengan puluhan ribu responden di seluruh Indonesia setiap 2 tahun. Kelompok Anda akan mengumpulkan 20–30 responden di sekitar kampus. Apakah kesimpulan yang Anda tarik dari survei mini Anda bisa dianggap valid dan berlaku umum untuk nasabah bank syariah di Indonesia? Keterbatasan apa saja yang harus Anda nyatakan secara jujur dalam laporan Anda?"

Diskusi 2:

"Apakah ada jenis pertanyaan yang menurut Anda tidak etis untuk diajukan dalam survei tentang layanan perbankan syariah? Misalnya: menanyakan jumlah saldo rekening, riwayat keterlambatan cicilan, atau pendapatan bulanan. Bagaimana prinsip 'la dharara' membimbing desain pertanyaan yang bertanggung jawab?"

Diskusi 3:

"Anda menemukan bahwa beberapa anggota kelompok mengisi survei kalian sendiri berkali-kali dengan jawaban yang sangat positif untuk 'memperindah' data. Dari perspektif akademis dan nilai Islam, apa yang harus dilakukan? Apa konsekuensi jangka panjang dari praktik seperti ini?"


📝 RINGKASAN MATERI

1. Survei adalah Jembatan antara Bank dan Suara Nasabah Data primer dari survei memberikan informasi yang tidak bisa didapat dari laporan keuangan atau statistik OJK — yaitu suara langsung dari orang-orang yang merasakan layanan bank setiap hari. Dalam SIM, data primer melengkapi data sekunder untuk membuat keputusan yang lebih informed dan berpihak kepada nasabah.

2. Kualitas Survei Ditentukan oleh Kualitas Pertanyaan Pertanyaan yang baik: jelas, tidak memimpin, tidak ganda, relevan, bisa dijawab responden, dan menggunakan bahasa yang tepat. Pertanyaan yang buruk menghasilkan data yang tidak valid — seberapapun banyak respondennya.

3. Google Forms Menyederhanakan Proses, Bukan Menghilangkan Keahlian Google Forms adalah alat yang sangat mudah digunakan, tetapi keahlian desain kuesioner tetap diperlukan. Alat yang baik di tangan yang salah tetap menghasilkan survei yang buruk.

4. Dari Data ke Insight: Perjalanan Analisis Data mentah di Google Sheets perlu diolah dengan COUNTIF dan AVERAGE, divisualisasikan dengan grafik, dan diinterpretasikan dengan kalimat yang bermakna. Angka tanpa interpretasi adalah angka yang mati.

5. Etika Riset adalah Kewajiban, Bukan Pilihan Informed consent, privasi data, dan kejujuran dalam melaporkan hasil bukan sekadar persyaratan akademis — ini adalah kewajiban shidq dan amanah yang berakar dalam nilai Islam. Peneliti yang tidak beretika tidak hanya melanggar prinsip akademis, tetapi juga melanggar kepercayaan yang diberikan responden.


📖 REFERENSI PERTEMUAN 14

Referensi Metodologi Penelitian

NoSumber
1Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi Revisi, Bab Instrumen Penelitian dan Skala Pengukuran). Bandung: Alfabeta.
2Sekaran, U., & Bougie, R. (2016). Research Methods for Business: A Skill-Building Approach (7th Ed., Chapter 9: "Measurement: Scaling, Reliability, Validity"). Wiley.
3Creswell, J.W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th Ed.). SAGE Publications.

Referensi Teknis Google Forms

NoSumber
4Google. Google Forms Help Center. https://support.google.com/docs/topic/9055404 (opens in a new tab)
5Google. Google Sheets Function List (COUNTIF, AVERAGE, dll.). https://support.google.com/docs/table/25273 (opens in a new tab)

Referensi Regulasi

NoSumber
6Pemerintah RI. (2022). UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi (PDP). Jakarta. — dasar hukum etika pengumpulan data
7OJK. (2022). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2022. Jakarta: OJK. https://www.ojk.go.id (opens in a new tab) — contoh survei keuangan profesional berskala nasional

Referensi Konteks Perbankan Syariah

NoSumber
8Laudon, K.C., & Laudon, J.P. (2022). Management Information Systems (17th Ed., Chapter 6: "Foundations of Business Intelligence: Databases and Information Management"). Pearson.
9OJK. (2023). Roadmap Pengembangan Perbankan Syariah Indonesia 2023–2027 (bagian tentang indikator dan pengukuran). Jakarta: OJK.

Referensi Nilai Islam

NoSumber
10HR. Bukhari & Muslim — tentang shidq (kejujuran) dan konsekuensinya
11HR. Abu Dawud & Tirmidzi — tentang kewajiban menunaikan amanah
12Q.S. Al-Hujurat: 6 — kewajiban tabayyun (verifikasi) sebelum menyebarkan informasi — relevan untuk interpretasi data yang bertanggung jawab
13Kaidah Fikih: la dharara wa la dhirara — tidak menimbulkan kerugian — landasan etika desain survei

Refleksi Mahasiswa (10 Menit Terakhir)

Tulis jawaban singkat di buku catatan (tidak dikumpulkan):

  1. Refleksi teknis: Dari semua tipe pertanyaan Google Forms yang ada, mana yang menurut Anda paling sulit dirancang dengan baik? Apa yang perlu Anda perhatikan agar pertanyaan jenis itu tidak menjadi "pertanyaan buruk"?

  2. Refleksi etika: Apakah selama ini Anda pernah mengisi survei online tanpa membaca terlebih dahulu tujuan dan penggunaan data? Setelah memahami prinsip informed consent dan amanah hari ini, apakah perilaku Anda sebagai responden survei akan berubah? Bagaimana?

  3. Refleksi proyek: Apa satu hal yang paling Anda khawatirkan tentang pengumpulan 20+ responden sebelum Pertemuan 15? Dan apa rencana konkret Anda untuk mengatasi kekhawatiran itu dalam waktu yang tersisa?


🔗 KONEKSI KE PERTEMUAN BERIKUTNYA

Pertemuan 15 — Presentasi Proyek Akhir Kelompok (Pertemuan Terakhir sebelum UAS)

Di pertemuan penutup Blok 4 dan seluruh perkuliahan (sebelum UAS), setiap kelompok akan:

  • Mempresentasikan hasil analisis lengkap selama 7–8 menit
  • Menjawab pertanyaan dari dosen dan mahasiswa lain selama 3–4 menit
  • Mendapat umpan balik konstruktif yang memperkuat persiapan UAS
  • Mengumpulkan laporan lengkap beserta link Google Form, Sheets, dan presentasi

Selain itu, Pertemuan 15 akan mencakup:

  • Review kilat Blok 3 dan 4 untuk persiapan UAS
  • Kisi-kisi UAS yang akan disampaikan secara resmi
  • Sesi tanya-jawab terakhir sebelum ujian akhir semester

Checklist yang Harus Diselesaikan Sebelum Pertemuan 15:

  • ☐ Kumpulkan minimal 20 responden untuk survei Google Form
  • ☐ Selesaikan analisis data di Google Sheets (COUNTIF, AVERAGE, grafik)
  • ☐ Buat laporan tertulis proyek akhir (4–6 halaman)
  • ☐ Siapkan presentasi PPT/Google Slides (10–12 slide)
  • ☐ Kumpulkan Tugas 13 jika belum dikumpulkan
  • ☐ Latihan presentasi bersama kelompok — pastikan tidak melebihi 8 menit

Panduan 10 Slide Presentasi Proyek Akhir:

  • Slide 1: Cover (judul, anggota kelompok, topik)
  • Slide 2: Latar belakang dan tujuan
  • Slide 3: Metodologi (survei: berapa responden, cara menyebar, siapa target)
  • Slide 4–5: Profil responden dan temuan survei dengan grafik
  • Slide 6–7: Analisis utama (kaitkan dengan teori/regulasi yang dipelajari)
  • Slide 8: Perspektif syariah terhadap temuan
  • Slide 9: Kesimpulan dan rekomendasi
  • Slide 10: Referensi dan ucapan terima kasih

Pesan Terakhir Menjelang Presentasi:
"Survei bukan tujuan — ia adalah alat. Tujuannya adalah menghasilkan pemahaman yang lebih baik tentang realitas layanan digital perbankan syariah yang bisa Anda jadikan dasar rekomendasi yang bermakna. Ketika Anda berdiri di depan kelas untuk presentasi, ingat: Anda tidak sedang 'pamer data' — Anda sedang menyampaikan cerita yang data Anda ceritakan kepada Anda. Ceritakan dengan jujur, dengan percaya diri, dan dengan visi sebagai calon profesional perbankan syariah yang peduli pada kemaslahatan umat."


Modul ini disusun berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen, Program Studi Perbankan Syariah, UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, mengacu pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) Permendikbudristek No. 53 Tahun 2023.


© FEBI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan — Program Studi Perbankan Syariah